True
GRID_STYLE
TRUE

Breaking News

latest

Advertisement

Bagaimana Cara Baterai dan Aki Dapat Menghasilkan Arus Listrik?

Pernahkah Sobat menjumpai baterai atau aki di sekitar rumah Sobat? Opedi sangat yakin kalau jawabannya adalah sering. Lalu pernahka...

    Pernahkah Sobat menjumpai baterai atau aki di sekitar rumah Sobat? Opedi sangat yakin kalau jawabannya adalah sering. Lalu pernahkah Sobat bertanya-tanya bagaimana caranya sehingga baterai dan aki tersebut dapat menghantarkan listrik? Untuk itu pada kesempatan kali ini Opedi ingin mencoba menjawab pertanyaan di atas. Dari informasi yang Opedi dapat kira-kira jawabannya seperti yang di bawah ini.

    Baterai dan aki termasuk komponen yang dapat menghasilkan listrik. Baterai dan aki tersusun atas sel-sel elektrokimia. Sel-sel tersebut memunyai kemampuan untuk mengubah energi kimia menjadi energi listrik.

    Baterai dan aki memunyai dua buah pelat, yaitu pelat positif (katode) dan pelat negatif (anode). Pelat positif terbuat dari timbel dioksida (PbO2), sedangkan pelat negatif terbuat dari timbel (Pb). Kedua pelat tersebut dicelupkan dalam larutan asam sulfat (H2SO4).

    Baterai atau aki dapat menghasilkan arus listrik karena adanya reaksi oksidasi-reduksi. Pada reaksi tersebut anode kehilangan dua elektron sehingga membentuk ion timbel (Pb2+). Selanjutnya, ion tersebut bergabung dengan ion sulfat (SO42-) dalam larutan asam sulfat sehingga menghasilkan timbel sulfat (PbSO4). Sementara itu, timbel dioksida pada katodenya memeroleh elektron serta melepaskan oksigen dan ion timbel. Oksigen tersebut akan berikatan dengan ion hidrogen (H+) untuk membentuk air (H2O). Adapun ion timbelnya akan berikatan dengan ion sulfat. Pada saat reaksi ini berjalan terjadi aliran elektron sehingga mampu menciptakan arus listrik. Setelah larutan dalam baterai atau aki habis keduanya tidak mampu menghasilkan arus listrik lagi.

    Kira-kira seperti itu cara kerja baterai dan aki sehingga dapat menghasilkan arus listrik? Bagaimana menurut Sobat Opedi? Apakah memiliki tanggapan lain? Jika ya silahkan cantumkan pendapat Sobat dalam kolom komentar yang telah disediakan. Untuk kunjungannya Opedi ucapkan terimakasih. Semoga bermanfaat.

    Tidak ada komentar

    Opedi memerlukan kritik dan saran dari sobat Opedi demi kelangsungan blog ini.
    Buat yang sekadar ingin komentar dipersilahkan.
    Budidayakan berkomentar dengan perkataan yang baik.

    Advertisement